Rabu, 23 Maret 2011

“ADA SELIMUT DI TUBUHMU”

Barangkali memang sering ia menjumpainya, terkadang ia temukan disebuah bar ataupun sebuah kedai kopi. Gemar nongkrong bahkan sekadar menghabiskan waktunya hanya untuk menulis dan menghabiskan segelas bir, bahkan lebih. 1…2…3 ting, mereka bersulam untuk merayakan sebuah hajat. Pesta perpisahan lebih tepatnya, 5 tahun mereka terpisah, bertemu hanya dalam hitungan jam lalu “say good bye again n again”. Rasannya tak lengkap jika mereka hanya bertatap muka dalam hitungan jam lalu sama-sama menghilang. Astari mendambakan kehangatan tubuh pria itu, tak hanya mengecap matanya, melainkan ia menginginkan lebih.
    Pria itu Roland, yang kini telah beristri tapi belum memiliki seorang anak dari buah perkawinannya. Astari dan Roland adalah sahabat lama, yang telah lama memendam perasaan yang sama namun belum sempat tersampaikan dan tersalurkan. Mereka memiliki hasrat dan chemistri yang sama, meski cinta mereka tak bisa bersatu karna suatu hal. Roland sebelumnya memang sudah pernah melamar Astari, tapi ia menolaknya. Astari tidak bisa menikah dengannya.

Selasa, 22 Maret 2011

"BABAK BARU"

Ia mengawali kebebasan dalam hidupnya, semenjak ia memutuskan diri untuk melanjutkan kuliah ke luar kota. Meski terbilang tidak begitu metropolis seperti Jakarta, Malang merupakan kota alternatif tujuan belajar dan berkarir untuk jenjang baru sebuah babak baru, ia yang bernama Astari Azhar. Selama ini mungkin ia sudah terlalu bosan dan tertekan melihat keadaan rumah yang semakin tidak kondusif baginya, baginya hidupnya. Ia menginginkan sebuah kemerdekaan sudah sejak lama, akan tetapi sikap frontalnya selalu dihalang-halangi oleh keluarganya. ia bimbang dengan keadaan yang selalu mengantarkannya akan sebuah kepura-puraan, aku sangat membenci itu, bagi gue it suckk!!!